5 KENDALA PUBLIKASI JURNAL INTERNASIONAL

Menulis artikel ilmiah bukan suatu hal yang baru di kalangan akademisi, terlebih artikel tersebut dipublikasikan secara internasional sangatlah penting bagi setiap akademisi seperti dosen ataupun mahasiswa yang merupakan pendidik profesional dan ilmuwan dengan berbagai tugas utama. Seperti mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan iptek melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kewajiban membuat dan menyebarluaskan artikel ilmiah / karya ilmiah juga menjadi instrumen menentukan jenjang karir dosen (Permenpan No 46/2013 dan Permenpan No 17/2013). Seperti kenaikan jabatan akademik dosen menjadi Lektor (senior lecture), Lektor Kepala (associate professor), dan Guru Besar (professor).

Untuk itu, dosen harus memiliki publikasi jurnal nasional akreditasi dan atau internasional bereputasiPeluang loncat jabatan pun terbuka dengan syarat, yakni wajib mempunyai jurnal internasional bereputasi.

Ada pula aturan terbaru, yakni Permenristekdikti no 20/2017 tentang pemberian tunjangan profesi dosen dan tunjangan kehormatan profesor.Isinya mengatur bahwa dosen sebagai Lektor Kepala harus menghasilkan minimal tiga publikasi jurnal nasional terakreditasi atau satu jurnal internasional dalam kurun waktu tiga tahun sebagai syarat turunnya tunjangan. Profesor pun harus mempunyai minimal tiga publikasi di jurnal nasional atau satu di jurnal internasional bereputasi dalam waktu tiga tahun untuk mendapat tunjangan.

Namun ada beberapa kendala yang membuat dosen ataupun mahasiswa yang tertolak berkali-kali ketika akan submit artikel. Apakah itu?

Ditolak atau revisi berkali-kali sudah biasa dialami oleh peneliti yang akan publish. Kekuatan mental sangat dibutuhkan saat menerima penolakan dari chief editor, jadikan penolakan tersebut sebagai pembelajaran untuk memperbaiki naskah dan mengirim kembali ke jurnal yang lain. Rajin membaca naskah dari jurnal-jurnal terindeks Scopus sangat membantu proses penulisan dan memperkaya isi dari naskah yang ditulis.

Oleh karena itu, kendala-kendala diatas sebisa mungkin dihindari dan semoga tips diatas bermanfaat untuk anda yang sekarang sedang memulai menulis karya ilmiah. Jangan lupa korbankan sedikit waktu, tenaga, dan biaya untuk memperoleh hasil yang baik. Berdoa juga jangan sampai ditinggalkan. (jakad.id)

 

 

Anda memiliki naskah artikel ? bingung untuk publikasi jurnal? jurnal nasional atau jurnal internasional?

Info selengkapnya hubungi 0898-858-3601 atau kunjungi sosial media kami 

Instagram : @jj_publishing

Facebook : Jakad Journal

Twitter : @jj_publishing

 

 

 

Keep In Touch

Jakad.id

Yes We Can Do!
lastPrefix:

lastJudul:
lastId:
lastPrefixSub:

lastJudulSub:
lastIdSub:
lastPrefixSubSub:

stateTrigger:

pushState:

openMainForm:

goTopVal: