Tak Berkategori

Cara Membuat Biodata Penulis

Cara Membuat Biodata Penulis

Selesai menulis buku fiksi dan non-fiksi ternyata ada hal yang tidak boleh terlupakan. Ya betul, untuk mendukung dan menunjang tulisan (naskah) Anda saat akan kirim ke sebuah redaksi atau penerbit? Tak lain adalah bagaimana cara membuat biodata atau biografi penulis yang tidak sembarangan. Tetapi hal itu tak bisa dianggap enteng dan mudah bila tulisan (naskah) bagus tapi melihat data pendukung dan penunjang dari tulisan (naskah) tersebut. Yakni, cara pembuatan biodata pribadi saja masih asal-asalan mana mungkin redaktur atau penerbit tertarik.

Sebab,inilah salah satu redaktur atau penerbit menilai juga dari sisi kepedulian penulis tersebut. Apakah penulis tersebut peduli dengan biodatanya sendiri atau seenaknya asal tulis. Padahal yang diinginkan bukan hanya tulisan (naskah) saja yang bagus tapi juga cara membuat biodata pribadi pun harus diperhatikan pula agar menarik perhatian.

Nah, tulisan ini akan membahas bagaimana membuat biodata penulis dengan baik dan benar. Tapi untuk mengetahui apa pengertian biodata itu. Inilah pengertiannya ternyata kata biodata terbagi dua kata ”bios” berasal dari bahasa Yunani artinya hidup (dirti)—dengan “data” berasal dari bahasa Yunani pula berarti “datum” yang berarti fakta, dan di dalam kamus bahasa Inggris ditulis dengan “data”.

Sebenarnya untuk menulis biodata tidak ada yang sulit, karena materinya jelas-jelas sudah ada karena merupakan kehidupan kita sendiri. Namun kesalahan terbesar hampir semua orang adalah menuliskannya dengan cara yang sama seperti melamar pekerjaan saja. Banyak orang yang hanya sekedar copy paste. Padahal harus harus diingat bahwa biodata ini digunakan untuk memuluskan langkah Anda untuk menjadi penulis. Maka tentu saja isinya pun harus berkaitan dengan hal tersebut.

Seperti tips ini yang saya buat sepengalaman saya bagaimana cara membuat bio-data untuk menarik perhatian redaktur atau penerbit.

  • Honestly

Jangan berbohong. Itu sih kebangetan banget namanya. Jika itu yang Anda lakukan juga tentu hal itu akan mempekeruh suasana baru nanti di saat Anda ditanya redaktur atau penerbit. Apakah benar biodata tersebut atau bohong belaka dibuat? Nah, lho yang berabe Anda sendiri bukan?

  • Tuliskan apa adanya!

Tulis yang ada pada diri Anda sewajarnya. Jangan apa-apa diadain dalam biodata Anda. Buat senatural mungkin.

  • Buat biodata selengkap-lengkapnya.

Tulis dan cantumkan nama, alamat dan nomor kontak. Kenapa hal itu perlu ditulis dan cantum dengan lengkap agar untuk memudahkan redaktur atau penerbit untuk menghubungi Anda. Kalau perlu naman email, Twitter maupun blog cantumin juga tidak apa-apa.

  • Tulis pengalaman menulis.

Ini sangat dibutuhkan sebagai referensi Anda sebagai penulis. Kan sayang jika Anda sudah mempunyai buku solo walau hanya satu dan juga pernah memenangkan lomba menulis.

  • Cantumkan penghargaan, sertifikat dan piagam apa saja yang pernah Anda terima.

Jika Anda pernah mendapatkan penghargaan di bidang yang Anda tulis sebagai buku atau memenangkan perlombaan penulisan cantumkan saja hal tersebut. Agar untuk lagi menambah point dari tulisan (naskah) yang Anda kirimkan ke redaktur atau penerbit. Hitung-hitung sebagai refrensi juga untuk menambah daya tarik redaktur atau penerbit.

Nah, ternyata tidak serumit Anda bayangkan? Padahal membuat biodata ini sangat berguna dan bermanfaat saat ketika Anda mau mengirimkan tulisan (naskah) Anda ke redaktur atau penerbit. Namun semua itu saya sarankan kepada Anda sekali lagi tulislah dan cantumkan dengan sejujurnya yang Anda dapati dan raih selama ini berada di dunia literasi dan menulis di bio-data Anda nanti. Tentu tidak sulitkan membuatnya!

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker