JournalJurnal

Pengertian dan Kriteria Jurnal Ilmiah Nasional dan Jurnal Ilmiah Internasional

Dalam persyaratan kelulusan di dunia akademik, pastinya banyak mahasiswa yang membutuhkan jurnal untuk bahan referensi mereka dalam hal penelitian, khususnya untuk mahasiswa S2. Nah dalam hal ini, artikel ini akan memberikan informasi tentang pengertian dan kriteria Jurnal Ilmiah Nasional dan Jurnal Ilmiah Internasional untuk bisa membedakan diantara keduanya.

Jurnal Ilmiah nasional adalah majalah ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
a. Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan.
b. Memiliki ISSN.
c. Memiliki terbitan versi online.
d. Bertujuan menampung/mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah dan atau konsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu.
e. Ditujukan kepada masyarakat ilmiah/peneliti yang mempunyai disiplin-disiplin keilmuan yang relevan.
f. Diterbitkan oleh Penerbit/Badan Ilmiah/Organisasi Profesi/Organisasi Keilmuan/Perguruan Tinggi dengan unit-unitnya.
g. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia.
h. Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal 2 (dua) institusi yang berbeda.
i. Mempunyai dewan redaksi/editor yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya dan berasal dari minimal 2 (dua) institusi yang berbeda.
j. Jurnal nasional yang memenuhi kriteria pada huruf a sampai huruf j dan terindeks oleh DOAJ diberi nilai yang lebih tinggi dari jurnal nasional yaitu maksimal 15.

Jurnal nasional terakreditasi adalah majalah ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai jurnal nasional dan mendapat status terakreditasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan masa berlaku hasil akreditasi yang sesuai.

Jurnal Internasional adalah jurnal yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
a. Karya Ilmiah yang diterbitkan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan.
b. Memiliki ISSN.
c. Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol, dan Tiongkok).
d. Memiliki terbitan versi online.
e. Dewan redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara.
f. Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) nomor terbitan paling sedikit penulisnya berasal dari 2 (dua) negara. 
g. Terindeks oleh database internasional: Web of Science, Scopus, Microsoft Academic Search, dan/atau laman sesuai dengan pertimbangan Ditjen Dikti.

Jurnal Internasional bereputasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional sebagaimana yang disebutkan pada kriteria diatas dari huruf a sampai f, dengan kriteria tambahan terindeks pada Web of Science dan/atau Scopus serta mempunyai faktor dampak (impact factor) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters) atau mempunyai faktor dampak (impact factor) dari Scimago Journal Rank (SJR) sampai dengan tahun 2013 dan di atas 0,100 setelah tahun 2013 dinilai paling tinggi 40.

Jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional pada yang disebutkan di atas dan terindeks oleh database internasional (Web of Science, Scopus, atau Microsoft Academic Search) namun belum mempunyai faktor dampak (impact factor) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters) atau Scimago Journal Rank (SJR) dengan faktor dampak (impact factor) 0,100 setelah tahun 2013 dalam penilaian karya ilmiah dan dinilai paling tinggi 30.

Demikianlah artikel tentang pengertian dan kriteria jurnal ilmiah nasional dan jurnal ilmiah internasional, semoga bisa menambah wawasan, pengetahuan, dan sumber informasi. Semoga bisa bermanfaat untuk civitas akademik, khususnya mahasiswa S2 untuk syarat kelulusan dalam kurikulum perkuliahan.

Terima Kasih.

Sumber: Petunjuk_Operasional_PAK-_update-Juni-2015

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker