BookBuku

TUJUAN HIBAH DAN KRITERIA PENYUSUNAN BUKU AJAR DAN PEDOMAN PEMBELAJARAN

Pada era sekarang ini, revolusi industri 4.0 sudah dimulai. Era ini memunculkan teknologi baru yang mengakibatkan perubahan yang luar biasa di semua disiplin ilmu, ekonomi dan industri. Perguruan tinggi di Indonesia harus menyiapkan literasi baru guna menghadapi disrupsi teknolgi tersebut. Lulusan perguruan tinggi tidak cukup menguasai literasi lama (membaca, menulis, matematika), tetapi perlu literasi baru seperti literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia yang termasuk kedalamnya literasi digital.

Subdit Pendidikan Akademik Direktorat Pembelajaran Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi meluncurkan Program Hibah Penulisan Buku Ajar dan Pedoman Pembelajaran. Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah dan mutu buku ajar yang ditulis oleh para dosen/peneliti berdasarkan pengalaman penelitiannya dan disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Pembelajaran yang dimaksud adalah pembelajaran konvensional dan konvensional plus yang memanfaatkan hasil revolusi industri 4.0 blended, full online yang berbasis resources sharing.

Program ini diharapkan dapat menghasilkan buku ajar sesuai format UNESCO. Produk buku ajar yang berkaitan dengan literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia diharapkan menjadi rujukan pengetahuan dan kompetensi mahasiswa dalam menyongsong era revolusi industry 4.0. Penerbitan buku ajar yang membahas literasi baru ini, para dosen dapat menanamkan sikap kompetitif mahasiswa di era disrupsi teknologi saat ini.

Adapun Tujuan hibah penyusunan buku ajar dan pedoman pembelajaran yaitu:
1. Meningkatkan motivasi bagi dosen untuk menyusun buku ajar
2. Meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi melalui penyusunan bahan ajar yang mendukung implementasi RPS.
3. Meningkatkan mutu dan jumlah publikasi penerbitan buku ajar oleh dosen.
4. Memperkaya wawasan dan pengalaman dosen dalam menulis dan menjadi sarana belajar atau peningkatan ilmu pengetahuan.
5. Mewujudkan suasana akademik yang kondusif dan proses pembelajaran yang efektif dan efisien serta berpusat pada mahasiswa.
6. Mendorong dosen untuk membuat media pembelajaran yang mendukung buku ajar yang telah dibuat.
7. Meningkatkan jumlah dan kualitas penerbitan buku ajar untuk perguruan tinggi yang dikembangkan dari ilmu pengetahuan dan teknologi maupun diturunkan dari hasil penelitian.

Buku ajar yang dimaksud adalah buku yang digunakan untuk kegiatan belajar mata kuliah yang disusun oleh dosen atau tim dosen pengampu mata kuliah tersebut sesuai dengan bidang ilmunya, serta diterbitkan secara resmi atau ber-ISBN.

Buku ajar disusun dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Format sesuai dengan UNESCO, dengan ukuran  lebar 15,5 cm, tinggi 23 cm;
2. Disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS);
3. Ketebalan minimal 200 halaman, sesuai kebutuhan belajar yang tercantum dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS);
4. Memiliki International Series Book Number (ISBN) dari penerbit anggota IKAPI atau asosiasi penerbit perguruan tinggi;
5. Dalam penyajian buku ajar gunakan prinsip-prinsip Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK);
6. Ditulis dengan gaya bahasa semi-formal yang melibatkan dan memotivasi pembaca (mahasiswa);
7. Menyediakan ilustrasi, studi kasus, atau soal-soal latihan, serta soal-soal untuk umpan balik bagi mahasiswa;
8. Diketik dengan spasi 1,15, dengan huruf serif, semisal times new roman/cambria dengan ukuran 11pt atau 12 pt;
9. Penyajian gambar atau grafik dapat dibaca dengan jelas, gambar disarankan berukuran resolusi lebih besar dari 300 dpi;
10. Struktur kalimat mengikuti kaidah Bahasa Indonesia sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI);
11. Penulisan atau penyajian daftar pustaka/rujukan, sitasi, tabel, gambar, grafik, dan lain-lain. Menggunakan sebuah standar yang konsisten, misalnya menggunakan APA, IEEE, Harvard, ISO, atau lainnya;
12. Menyertakan beberapa pendapat atau mengutip hasil penelitian sesuai dengan bidangnya;
13. Mengakomodasi hal-hal/ide-ide baru;
14. Buku ajar menyantumkan hasil review, ulasan, atau dukungan (endorsement) dari pakar atau rekan sejawat sesuai bidang ilmunya;
15. Bukan karya plagiarism;
16. Mengandung konten yang terkait dengan isu-isu revolusi industri 4.0; dan
17. Tidak menyimpang dari falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Demikianlah Tujuan Hibah dan Kriteria Penyusunan Buku Ajar dan Pedoman Pembelajaran, semoga bisa bermanfaat untuk dosen, mahasiswa, penulis maupun masyarakat umum. Semoga bisa menjadikan tambahan pengetahuan dan informasi.

Jika anda ingin menerbitkan buku ajar, bisa kirim naskah anda ke kami melalui email: jakadmedia@gmail.com.

Terima Kasih

Sumber: buku program hibah penulisan buku ajar dan pedoman pembelajaran final pdf.

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker