June 12, 2025

Aturan Penggunaan Tanda Petik Ganda atau Tunggal

Share :

Pernah bingung saat harus memilih antara tanda petik tunggal (‘…’) dan ganda (“…”) dalam penulisan? Atau, jangan-jangan selama ini Anda menggunakannya secara asal-asalan tanpa tahu aturannya?

Kesalahan dalam penggunaan tanda petik mungkin terdengar sepele, tapi bisa berujung fatal yaitu mulai dari kesalahpahaman dalam kutipan akademik hingga error saat coding. Bagi mahasiswa, dosen, peneliti, bahkan programmer, memahami fungsi kedua tanda ini penting untuk menjaga akurasi tulisan dan profesionalitas karya.

Artikel ini akan mengulas perbedaan penggunaan tanda petik ganda dan tunggal secara rinci, dilengkapi contoh aplikatif dan ringkasan yang memudahkan. Yuk Sobat Jakad, pahami fungsinya agar tidak keliru lagi!

Ini Kesalahan yang Sering Ditemukan

Sebelum membahas ke aturan panduan penggunaan Tanda Petik Tunggal dan Ganda, kita bahas dulu kesalahan yang sering terjadi. Meskipun terlihat sepele, kesalahan penggunaan tanda petik sering terjadi bahkan di kalangan akademisi. Kesalahan ini bisa merusak kejelasan pesan, bahkan menurunkan kualitas tulisan. Ini 2 kesalahan umum yang sering ditemukan:

1. Menggunakan dua petik ganda berturut-turut untuk mengapit kutipan dalam kutipan.
2. Salah meletakkan tanda baca (titik, koma) di dalam atau di luar tanda petik.

Contoh Salah & Benar:
“Dia bilang, “Saya senang hari ini.””
“Dia bilang, ‘Saya senang hari ini.’”
“Ini contoh kalimat yang salah”.
“Ini contoh kalimat yang benar.”

Hindari kesalahan ini agar pesan tulisan tersampaikan dengan jelas, rapi, dan sesuai standar bahasa baku.

Tenang, Ikuti Panduan Ini Saja!

1. Penggunaan Umum dalam Penulisan (Bahasa Indonesia)

Dalam penulisan umum dan akademik, kita kerap menggunakan tanda petik untuk mengapit kutipan atau istilah tertentu. Namun, pemilihan antara tanda petik ganda dan tunggal tidak bisa sembarangan karena masing-masing memiliki fungsi berbeda.

📌 Petik Ganda (“…”)
1. Mengapit kutipan langsung atau ucapan seseorang.
2. Digunakan untuk judul artikel, bab buku, lagu, atau istilah asing yang belum umum.

📌 Petik Tunggal (‘…’)
1. Mengapit kutipan di dalam kutipan.
2. Memberi penekanan pada istilah khusus yang dijelaskan dalam kalimat.

Contoh:
Ani berkata, “Dosenku menjelaskan, ‘Metode kualitatif lebih cocok untuk riset sosial.’”

Gunakan tanda petik sesuai konteks kutipan dan tetap patuhi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) agar tulisan Anda lebih tepat sasaran secara akademis.

2. Konsistensi dan Penekanan Istilah

Selain untuk kutipan, tanda petik sering digunakan untuk menyoroti kata tertentu entah karena maknanya tidak umum atau digunakan secara metaforis. Anda bisa menggunakan petik ganda atau petik tunggal, tapi jangan campur keduanya dalam satu tulisan kecuali memang dibutuhkan (misalnya kutipan di dalam kutipan). Dalam penulisan ilmiah, konsistensi sangat penting untuk menjaga profesionalitas dan kejelasan.

Contoh:
Dalam konteks ini, istilah ‘adaptif’ memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar fleksibel.

Pilih satu jenis petik untuk penekanan kata, lalu konsisten. Ini akan meningkatkan kredibilitas tulisan Anda, terutama dalam makalah, esai, atau artikel ilmiah.

3. Penggunaan dalam Bahasa Pemrograman

Bagi Anda yang juga berkecimpung di dunia pemrograman, pemilihan tanda petik bukan soal gaya, melainkan keharusan sintaks.

1. Di Python dan JavaScript, baik petik tunggal maupun ganda dapat digunakan untuk menulis string, asal konsisten dalam satu baris.
2. Di C++, tanda petik tunggal (‘…’) khusus untuk satu karakter, sedangkan petik ganda (“…”) untuk string.

Contoh:
judul = “Buku ‘Belajar Menulis'”
pesan = ‘Dosen berkata: “Kerjakan ulang tugasnya.”‘

Dalam coding, petik yang salah bisa menyebabkan error atau hasil yang tak diharapkan. Kenali aturan sintaks untuk menghindari bug teknis yang memakan waktu.

Tabel Ringkasan Perbedaan Tanda Petik

Situasi PenggunaanPetik Ganda (“…”)Petik Tunggal (‘…’)
Kutipan Langsung
Kutipan dalam Kutipan
Judul Artikel /Lagu/Bab Buku
Istilah atau Makna Khusus✅ (opsional)✅ (opsional)
Bahasa Pemograman (string)✅ Python/JS✅ Python/JS
Bahasa Pemograman (karakter)✅ C++

Memahami perbedaan tanda petik tunggal dan ganda bukan hanya membantu Anda menulis dengan benar, tapi juga meningkatkan profesionalisme dan kredibilitas di dunia akademik. Baik dalam esai, laporan penelitian, artikel jurnal, atau kode pemrograman penggunaan tanda baca yang tepat bisa membuat karya Anda lebih kuat dan meyakinkan.

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk follow akun kami, like, dan share kepada teman-teman penulis lainnya! Jika anda ingin cari buku bacaan atau buku referensi untuk pembelajaran, kunjungi sosial media kita di @jakadmediastore atau @jakadmedia. Kami menyediakan jasa publikasi buku, untuk informasi lebih lanjut mengenai paket terbaru kami dan informasi lainnya hubungi 081230444797. Ikuti terus @JakadMedia untuk tips menulis dan publikasi lainnya yang tak kalah menarik. Selamat berkarya dan meraih sukses.

Leave Your Comment